Analisis puisi Lagu Malam Braga
Sunyi yang kusimpan Dalam tungku perasaan Kini jadi api. Jalanan menyala Lampu-lampu menawarkan khuldi Deru kendaraan yang sesekali Keloneng becak Bagai gumam yang dingin. Deretan pintu Dan barisan tiang listrik yang bisu Ada yang tak mampu kubeli Dengan seluruh ketelanjangan Tapi ada yang harus kudaki, harus kusetubuhi Hakikat sunyi. Malam lindap di bawah bulan 1984 Braga adalah sebuah jalan di Kota Bandung, namun bagi penulis Braga adalah suatu tempat di mana ia merasakan cinta dan kesepian. Maka dari itu, tema dari puisi ini adalah cinta. Walaupun begitu, cinta yang ia rasakan disertai dengan rasa kerinduan. Puisi karangan Acep ini sangat singkat dan langsung menuju kesimpulan, yaitu perasaan mendalam terhadap seseorang yang dekat dengan pembicara. Puisi yang dikarang oleh Acep membicarakan subyek lirik yang sedang sedih. Nada bicaranya seperti orang yang kesepian. Si subyek lirik mengajak bicara dirinya sendiri (ia mengekspresikan perasaannya seakan-akan u...